Categories
Berita Hiburan

Pengertian dan Cara Menghitung Kartu Blackjack

Disini kita masih berbicra soal menghitung kartu, bila sebelum ini kita sudah membicarakan film yang bertemakan judi kartu, dalam kesempatan ini kami coba membeberkan bagaimana kerja dan cara menghitung kartu. Ini bermul sat Ben Affleck diusir dari kasino pada tahun 2014 karena diduga menghitung kartu, kabar tersebut jadi headline di berbagai media.

Akan tetapi bila kita tarik lebih jauh, sepertinya Affleck tidak cocok dengan stereotip menghitung kartu. Kita coba kembali ke Dustin Hoffman dalam “Rain Man” atau kisah sensasional dari tim blackjack MIT, kisah menghitung kartu condong menjadi narasi balas dendam, yang mana para orang buangan yang cerdas dalam mengeluarkan keterampilannya kurang dihargai untuk mengalahkan bandar dan membuktikan nilainya.

Affleck sendir bukanlah seorang kutu buku. Dia merupakn artis berkharisma plus kemampuan akting untuk membuat wajahnya menjadi topeng.

Apa yang menjadikan permainan judi blackjack lebih cocok untuk pembalasan kutu buku ialah karena tidak ada gertakan, tidak ada intimidasi, tak ada skill khusus yang dibutuhkan. Blackjack merupakan jenis permainan di mana satu – satunya strategi yang menang ialah bermain cerdik, bermain lama, dan bermain dengan hati-hati.

Bila kalian pernah membacra sebuah penelitian yang sudah terbukti, mempertimbangkan pasangan taruhan kalian lebih hati-hati, dan belajar bagaimana cara menghitung kartu secara efektif, kalian bisa membawa peluang sedikit lebih ke arah keuntungan lalu secra pelan – pelan mendapatkan kemenangan.

Pada dasarnya, tujuan utama dalam menghitung kartu adalah dengan selalu mengingat kartu yang sudah dibagikan dan kartu yang belum dibagikan.

Bila pihak dealer melempar banyak kartu rendah, tentu kalian bakal tahu jika masih ada banyak kartu besar yang masih bisa keluar. Kian banyak kartu wajah masih tersisa, tentu peluang bagi bettor semakin baik. Ini dikarenkan kartu wajah meningkatkan peluang Anda mendapatkan blackjack, meningkatkan kans jika dealer bisa bangkrut, dan membuatnya lebih menguntungkan untuk dilipat gandakan.

Melacak tiap kartu muncul jauh lebih lebih sulit dari sebagian kemampuan para penghitung kartu, apalagi saat mereka bermain dengan banyak deck.